Karoseri, Legacy - Mercedes Benz dan Hino, dua merk chassis bus ini yang paling
banyak membanjiri jalanan di Indonesia. Merce-des Benz dari Jerman sedangkan
Hino berasal dari Jepang, tentunya memiliki karakteristik masing-masing.
Mercedes Benz memang mem-punyai citra yang bagus sebagai produsen mobil mewah,
sedangkan Hino lebih terkenal sebagai produsen truk. Tapi apakah Mercedes Benz
lebih bagus dari Hino? Belum tentu, dikesempatan ini kami akan mencoba
membandingkan kedua merk ini di chassis yang sekelas. Kali ini kita pilih
Mercedes Benz OH 1526 versus Hino RK8 r260 yang sama-sama bertenaga 260ps,
sama-sama masih menggunakan suspensi daun dan harga pun ga terpaut jauh.
Euro II vs Euro III:
Perbedaan paling signifikan dari kedua
chassis ini ada teknologi emisi
nya. RK8 masih Euro II sedangkan OH 1526 sudah Euro III. Dari sisi teknologi
RK8 jelas terlihat ketinggalan, begitu juga dengan effisiensinya. Lihat isi
silindernya Hino memberikan 7684cc untuk menghasilkan tenaga 260ps, sedangkan
OH 1526 hanya perlu 6374cc untuk mendapatkan tenaga 260ps. Mercedes Benz OH
1526 juga sudah menggunakan teknologi ECU untuk mengontrol pembakarannya
sehingga dipastikan keakuratan dari takaran bahan bakar dan udaranya, sedangkan
RK8 masih belum menggunakan.
Dibalik kecanggihan yang
diberikan Mercedes Benz pada OH 1526, kekurangan Hino RK8 ini menjadi
kelebihannya di Indonesia. Dari segi bahan bakar Euro III meminta solar dengan
cetane lebih dibandingkan Euro II, yang di Indonesia hanya dapat dipenuhi
dengan pertamina DEX bukan dengan solar pertamina biasa. Sekarang mana ada
pemilik bus yang mau kasih busnya pertamina DEX? mahalnya pertamina DEX membuat
pemilik bus memilih solar biasa. Konsekuensi penggunaan solar biasa haruslah
sering ganti fuel filter, padahal fuel filter milik mercedes benz ini hanya
sekali pakai dan harganya juga tidak murah. Sedangkan Euro II sendiri tidak memerlukan
bahan bakar dengan cetane tinggi seperti Euro III, jadi aman-aman saja dikasih
dengan solar pertamina biasa.
Biaya oprasional:
· Solarnya
lebih irit RK8 apa OH 1526? kalo soal keiritan bahan bakar tidak bisa di
perbandingkan karena sangat tergantung dari driver yang mengemudikan, walaupun
OH 1526 sudah Euro III sudah menggunakan ECU sedangkan RK8 memiliki cc yang
lebih besar tapi tetap cara driver mengemudi tetap mempengaruhi.
Nah
disini tidak bisa kita perbandingkan.
· Oli
mesin: jika harga oli diesel termurah dipasaran Rp 40.000,- perliter, maka rk8 membutuhkan 15x40.000= Rp
600.000,- sedangkan oh1526 membutuhkan 28x40.000= Rp 1.120.000,- Jelas OH 1526
membutuhkan biaya hampir 2 kali lipat.
· Sparepart:
Mesin Hino r260 ini sama dengan mesin truk Hino 500 atau lebih dikenal Hino
Lohan, populasinya truk Hino di Indonesia sangatlah banyak. Harga spare part
Mercy kw tidak terpaut jauh dari sparepart Hino original.
· OH
1526 sudah Euro III yang seharusnya minimal menggunakan solar pertamina DEX,
sedangkan RK8 masih Euro II yang bisa dikasih solar biasa yang harganya jelas
lebih murah dari pertamina DEX. Kalau OH
1526 dipaksa minum solar biasa konsekuensinya harus lebih rajin mengganti fuel
filter, perbandingannya kalau RK8 baru 1 kali ganti fuel filter OH 1526 sudah 3
kali ganti.
Daya angkut:
OH 1526 ini mampu menanggung
berat kotor seberat 15 ton, sedangkan RK8 mampu sampai 14,2 ton. Jelas OH 1526
mampu menampung penumpang dan bagasi yang lebih banyak dibandingkan RK8, juga
mampu menahan body buatan beberapa karoseri yang terkelan lebih berat dari yang
lain seperti New Armada, Morodadi Prima, Rahayu Santosa.
Karoseri:
· Semua
Karoseri bisa dan diperbolehkan membuat body bus ke chassis Hino, sedangkan
Mercedes Benz memiliki aturan yang ketat dan hanya Karoseri yang
direkomendasikan olehMercedes Benz yg diperbolehkan mengerjakan body bus untuk
tipe chassis tertentu. Saat ini untuk chassis OH 1526 yang mendapatkan
rekomendasi hanya Karoser Adiputro, New Armada, Laksana, Trijaya Union, Restu
Ibu, Rahayu Santosa, Trisakti, Morodadi Prima, Tentrem.
· Ada
sistem Pre Delivery Inspection yang ketat dilakukan oleh Mercedes Benz untuk
memastikan bus dibuat sesuai dengan rancang bangun body Mercedes Benz.
Kebanyakan karoseri juga menerapkan standar rancang bangun yang sama pada
chassis Hino.
Kenyamanan:
· Kedua
seri ini sama-sama masih menggunakan suspensi tipe leaf spring. Tidak seperti
seri-seri Mercedes Benz sebelumnya yang memiliki suspensi empuk dan nyaman, OH
1526 ini cenderung keras, tidak seperti OH 1525, OH 1521 yang keras saat baru
tapi lama kelamaan menjadi empuk.
Sedangkan
RK8 ternyata memiliki suspensi daun yang lebih panjang seperti OH 1521. Tapi sayang empuknya suspensi ini malah
membuatnya mudah patah.
· Untuk
peredaman suara mesin ini tergantung dari karoserinya, walau sebenarnya suara
mesin RK8 lebih kasar dar berisik dibanding OH 1526. Kalo karoserinya pintar
mengatur polyurethane foam dan konstruksinya suara mesin Hino J08E ga bakal
mengganggu kedalam. Berbeda dengan mesin, rem angin memiliki suara yang lebih
kencang. Sampai saat ini karoseri belum mampu membungkam suara exhaust brake,
dan Hino RK8 paling terasa brisik.
Aksesibilitas Driver:
Pada OH 1526 tuas kiri berisi
sein, dim, wiper, dan klakson. Untuk menyalakan lampu sedikit membungkuk untuk
memutar tombol lampu, begitupula dgn lampu hazard. Sedangkan pada RK8 tuas
kanan untuk sein dan lampu utama dan tuas kiri untuk wiper, exhaust brake,
hazard sign. Sedangkan klakson di tengah setir.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar